header-int

HALAL BIHALAL, WAKETUM PBNU DORONG FAKULTAS SYARIAH PASARKAN FATWA SOLUTIF PROBLEMATIKA NEGARA

Jumat, 04 Jun 2021, 07:55:57 WIB - 107 View
Share
HALAL BIHALAL, WAKETUM PBNU DORONG FAKULTAS SYARIAH PASARKAN FATWA SOLUTIF PROBLEMATIKA NEGARA

Media Center – Keluarga besar Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mengadakan sebuah acara Halal bi halal secara virtual yang dilaksanakan pada Rabu 02 Juni 2021 bersama Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., M.M., Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Kiai M. Noor Harisudin, M. Fil.l, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember dan Prof. Dr. KH. Ir. Maksum Machfoedz, M.Sc Selaku Wakil ketua umum PBNU sekaligus Rektor Unusia Jakarta yang juga sebagai Key Note Speaker dalam acara tersebut.

Tema yang diusung oleh Keluarga besar Fakultas Syariah UIN KHAS Jember yaitu “Menyambut Alih Status IAIN Jember Menjadi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember” Meskipun dilakukan secara virtual tidak mengurangi kesolidaritasan keluarga Besar Fakultas Syariah dalam melaksanakan acara mensukseskan acara halal bihalal itu. Acara tersebut berlangsung pada pukul 10.00-12.30 WIB yang dihadiri oleh seluruh civitas akademika Fakultas Syariah dari pimpinan fakultas syariah, dosen, karyawan, Keluarga Alumni Fakultas Syariah (KAFSYA), RM Fakultas Syariah, komunitas-komunitas yang berada dibawah naungan Fakultas Syariah serta mahasiswa Aktif Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.

Dalam sambutannya Prof. Dr. Kiai M. Noor Harisudin, M. Fil.l menyampaikan bahwa lebaran tahun ini merupakan kado terindah dikarenakan lebaran tahun ini merupakan perubahan IAIN Jember Menjadi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember.

“Kita masuk pada lebaran tahun ini di beri kado terindah yaitu perubahan IAIN Jember Menjadi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Hal ini tentu berkat kerja keras rektor dan tim yang sudah mengeluarkan kerja-kerja yang luar biasa dan prestasi yang membanggakan bagi kita semua”, ungkap Prof Haris yang juga Sekretaris Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia itu.

Namun dengan adanya perubahan nama IAIN Jember Menjadi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember Prof Haris yang juga Ketua Pengurus Pusat APHTN-HAN berharap bahwa perubahan ini tidak hanya sekedar perubahan nama saja, namun, juga perubahan berfikir dan bertindak segenap sivitas akademika UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember.

“Saya berharap perubahan ini tidak hanya sekedar perubahan nama, namun, juga perubahan berfikir dan bertindak segenap sivitas academika, berfikirnya harus lebih global bertindaknya harus lebih rasional hingga memberikan dampak kemanfaatan kepada seluruh elemen bangsa ini selain itu jejaring kita harus lebih rasional bahkan internasional” Tambahnya.

Sedangkan Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM. selaku Rektor UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember dalam menyambut nama baru yaitu UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Dia mengaku bahwasanya perubahan nama IAIN menjadi UIN itu bukan hanya karena kerja keras dirinya dan tim. Namun, juga karena masyarakat Jember terlebih mantan pengurus ketua rais Kiai Haji Achmad Siddiq yang namanya di sematkan di belakang nama UIN.

“Ditahun 2021 keluarga besar UIN KHAS Jember mendapatkan berkah luar biasa karena selama ini nama UIN di belakang ada nama wali tetapi UIN KHAS Jember menyematkan nama tokoh lokal yang berkontribusi luar biasa pada negara yaitu Kiai Haji Achmad Siddiq, dan perubahan nama IAIN menjadi UIN ini bukan hanya karena kerja keras dirinya dan tim, namun, juga karena masyarakat Jember yang banyak memberikan inspirasinya”, ungkap Prof Babun yang juga Ketua Forum Rektor PTKN tersebut.

Rektor juga menyampaikan betapa besarnya pengorbanan bentuk kontribusi sosok Kiai Haji Achmad Siddiq yang telah dibuktikan pada saat pelaksanaan mukhtamar di Situbondo, beliau yang menggagas, yang punya ide pikiran yang luar biasa dengan komuikasi yang luar biasa yang menyatakan banwa pancasila adalah asas tunggal yang ada di inodnesia.

“Oleh karena itu dengan perubahan nama IAIN menjadi UIN bukan kita ini semakin lengah justru ini menjadi tantangan kita bersama, tidak bisa hanya seorang Rektor, Wakil Rektor, dan juga Dekan, melainkan juga seluruh mahasiswa kita harus bergandengan tangan untuk bersama-sama membangun UIN KHAS Jember ini. Saya yakin dengan bekerja sama apa yang menjadi permasalahan, apa yang menjadi tantangan setelah perubahan UIN saya yakin akan lebih mudah kita gapai bersama-sama, kalaupun ada kekurangan mari kita kedepankan dengan tabayyun, tabayyun, dan bertabayyun,” tambahnya penuh semangat.

Prof. Dr. KH. Ir. Maksum Machfoed, M.Sc selaku Key Note Speaker dalam acara tersebut memberikan banyak masukan maupun motivasi terhadap beralih statusnya IAIN Jember menjadi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember.

“Saya sangat bangga dengan beralihnya nama IAIN Jember menjadi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember karena itu akan menjadi sebuah kebanggaan yang telah menorehkan harapan-harapan baru untuk masa yang akan datang dan juga semoga dengan beralihnya alih status ini bisa memberikan banyak manfaat dan juga keilmuan yang lebih mumpuni dan juga beragama untuk mewarnai bangsa yang lebih baik dan maju kedepannya”, ungkap Prof Kiai Maksum yang Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut.

Dia juga menambahkan dan berharap bahwa Fakultas Syari’ah mampu memasarkan fatwa-fatwa Syari’ahnya dan mampu menuliskan, serta menuntaskan persoalan negara yang belum bisa terpecahkan.

“Bahwasanya pergeseran nama ini merupakan sebuah anugerah dan berkah yang luar biasa, oleh karenanya kita harus bisa mengawali dengan saling memaafkan, menyayangi, saling mengasihi dan tidak boleh saling membenci. Dengan adanya perubahan alih status ini saya ingin dan berharap bahwa Fakultas Syariah mampu memasarkan fatwa-fatwa Syari’ahnya dan mampu menuliskan, menuntaskan persoalan negara yang belum bisa terpecahkan sampai saat ini,”tutup Prof Maksum yang juga Rektor Unusia Jakarta.

 

Reporter : Robingatunnasibah

Editor : Wildan Rofikil Anwar

 

Unidha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan , Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah telah di resmikan oleh Menteri Agama RI di awal tahun 2017
© 2021 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER Follow INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER : Facebook Twitter Linked Youtube