header-int

KIPRAH KAPRODI HUKUM TATA NEGARA PEREMPUAN YANG MULTITALENT DAN BERINTEGRITAS

Jumat, 04 Jun 2021, 09:10:31 WIB - 267 View
Share
KIPRAH KAPRODI HUKUM TATA NEGARA PEREMPUAN YANG MULTITALENT DAN BERINTEGRITAS

Media Center – Sejak dulu seringkali seorang wanita dianggap sebagai sosok yang lemah, tidak cerdas, dan hanya pandai melakukan tugas-tugas domestik rumah tangga. Stereotip tersebut bahkan seringkali dilanggengkan sebagai sebuah kondisi yang harus diterima oleh wanita, terutama mereka yang ada di pelosok daerah. Namun, hal itu bertolak belakang dengan seorang wanita yakni Kaprodi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.

Sosok srikandi di Fakultas Syariah UIN KHAS Jember yang memiliki banyak aktivitas dalam dunia akademik maupun non-akademik. Figur perempuan kelahiran Ponorogo, 29 Maret 1974 ini adalah Inayatul Anisah, S.Ag., M.Hum. atau akrabnya dipanggil Bu Anis. Anis adalah anak ke 2 dari 4 bersaudara, lahir dari pasangan Anshor Asfinahi dan Siti Mahiroh. Track record Inayatul Anisah dalam semua capaiannya saat ini tentu melewati proses yang panjang dan penuh tantangan. Ia lahir dari keluarga yang penuh perjuangan, mulai dari rumah yang jauh dari sekolah dan didikan orang tua yang mengharuskan anis dan saudaranya bekerja keras.

Jauh sebelum menjadi Dosen dan menjabat sebagai Kaprodi Hukum Tata Negara banyak hal yang telah dilalui hingga menjadi sosok perempuan yang dikenal multitalent. Tidak hanya menggeluti bidang akademik, lebih dari itu sosok Anis adalah bussiness woman yang sukses.

Awal mula menempuh pendidikan sekolah dasar pada tahun 1980-1986 di SDN Mrican 1 Jenangan Ponorogo, setelah itu dilanjutkan dengan sekolah menegah pertama di SMPN 2 Ponorogo, tahun 1986-1989. Kemudian dilanjut dengan sekolah menengah atas di MA Al Islam Joresan Ponorogo, pada tahun 1989-2003 bersamaan dengan menempuh studi di MA anis juga berada di pesantren untuk studi spiritualnya. MA ia tempuh selama kurun waktu 4 tahun karena harus masuk kelas intensif/eksperimen.

Hingga pada akhirnya sampai pada pendidikan tinggi, Anis tempuh pendidikan strata 1 di Fakultas Syariah IAIN Ponorogo jurusan Qadla pada tahun 1993-1997 yang juga sebagai penerima beasiswa Supersemar kala itu. Anis bercerita bahwa, dalam hidupnya selalu diberikan kemudahan dalam menjalankan banyak hal.

“Alhamdulilah setelah lulus Strata 1 dari IAIN Ponorogo saya langsung diberitahu oleh Alm. Bapak Syaifudin tentang adanya peluang di STAIN Jember. Ada 5 formasi rekrutmen dosen salah satunya di fakultas Syariah, dirasa peluang yang sangat besar akhirnya saya memberanikan diri untuk merantau ke Jember. Lalu, SK PNS saya terima tahun 1998. Tuhan selalu mempermudah jalan saya sehingga saya pun lolos di Fakultas Syariah dan menjadi dosen hingga saat ini” jelasnya.

Hingga pada akhirnya rencana untuk terus lanjut studi Strata 2 terwujud dan ia tempuh di program Pascasarjana Prodi Ilmu Hukum UGM pada tahun 2001-2004 dengan Beasiswa BPPS. Saat itu Anis cuti menjadi dosen dengan pertimbangan untuk fokus menyelesaikan program magisternya. Namun, setelah lulus studi S2 Anis kembali aktif melanjutkan mengajarnya di Fakultas Syariah.

Tepat tahun 2005, Anis diamanahi sebagai Ketua PSG (Pusat Studi Gender), inilah awal mula Anis menyukai dunia gender hingga dikenal pegiat Studi Gender.

“Saya sangat menyukai penelitian dan riset tentang hak-hak dan otoritas perempuan khususnya, apalagi semenjak saya diamanahi sebagai ketua PSG di kampus. Namun karena ada perubahan SK maka saya diminta untuk menjadi Kaprodi Ahwalu Syahksiyah pada tahun 2007-2012. Namun saya kembali diamanahi menjadi Ketua PSGA (Pusat Studi Gender dan Anak) April 2019 hingga September 2019. Saya juga memperoleh Beasiswa tentang Pusat Studi Gender selama 30 hari di Bali. Oleh sebab itu, penelitian-penelitian yang saya buat lebih kepada Gender karena sampai hari ini saya menyukai hal tersebut. Selain itu homebase saya di Hukum Perkawinan, lalu pada tahun 2015 sampai dengan maret 2019 saya kembali diamanahi menjadi Kaprodi Hukum Keluarga.” Ungkap Anis.

Bekal pengalaman dan keilmuan yang dimiliki oleh Anis menjadikan dirinya sebagai motivator dan panutan untuk sekitar terlebih Mahasiswa. Terlihat jelas bahwa, Anis benar-benar multilalent, banyaknya hal yang dilakukan khusunya kontribusi untuk Fakultas Syariah.

Berkat integritas dan kemampuan lebih yang dimiliki oleh Anis menjadikan Anis dipercaya untuk memimpin program studi Hukum Tata Negara. Tercatat pada Oktober 2019 hingga hari ini Anis diamanahi menjadi Kaprodi Hukum Tata Negara.

“Tidak mudah menjadi kaprodi HTN, karena home base/keilmuan basicnya di HK. Tetapi bagi saya pantang menolak tugas sebagai bagian dari dedikasi, saya meyakini ini sebagai amanah yg harus selalu dipertanggung jawabkan” jelas Anis.

Anis melihat potensi yang luar biasa dari SDM dosen dan mahasiswa prodi HTN, namun tetap perlu pengoptimalan, sinergi dan team work. Five core values yang menjadi ruh dan spirit Fakultas Syariah UIN KHAS Jember yang selalu digaungkan oleh Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M.Fil.I. selaku Dekan.

Saat terdapat problem, Anis memberikan tips untuk mencari jalan keluar yang sifatnya mendesak, setidaknya ada 3 kunci ketika harus mengambil keputusan, yakni negosiasi, kompromi, dan resistensi. Dengan menonjolkan kemampuan negosiasi dan kompromi akan melahirkan solusi yg terbaik, dan menghindari resistensi.

Di tengah kesibuknnya, Anis tetap melakukan beberapa penelitian yaitu 1. Pembagian Harta Bersama Berkeadilan Gender (Studi Putusan Pengadilan Agama Jember Tahun 2019), 2. Inter-Legalitas Living Law Dalam Perkawinan Silang Syiah-Sunni Di Bondowoso 3. Rekonstruksi Strategi Unifikasi Hukum Keluarga Berbasis Harmonin Pluralitas Living Law. Lalu, karya yang sudah di publikasi : Buku: Hukum Perdata di Indonesia. Jurnal: 1. Dekonstruksi Hukum Sebagai Strategi Pembangunan Hukum Hukum Pasca Reformasi, 2. Perkawinan Campuran dan Perlindungan Perempuan dan Anak, Konsep Kedewasaan Menurut Hukum Positif dan Hukum Islam serta Implikasinya dalam Bidang Perkawinan. Serta beberapa bentuk pengabdiannya kepada masyarakat adalah dengan Pengabdian masyarakat melalui Program Penyuluhan Hukum dan Pemberdayaan Masyarakat bersama LKBHI dan melalui Program PKK.

Menjadi Kaprodi AS/HK, dan HTN dan beberapa lembaga lain menjadikan Anis sebagai sosok yang lebih bijaksana serta selalu mengevaluasi diri khususnya saat menjadi kaprodi HTN agar lebih berkualitas. Speed dan inovasi lain yang dilakukan ibu dari satu anak ini untuk Fakultas Syariah adalah dengan mensupport kegiatan mahasiswa HTN dan melanjutkan yang sudah dimulai oleh Kaprodi HTN sebelumnya, pemanfaatan jejaring ke Mahkamah Konstitusi, Komisi Pemilihan Umum dan instansi lain menjadi inovasi untuk mengoptimalkan prodi HTN agar lebih berkualitas dan berkelanjutan.

 

Reporter: Erisha Najwa Himaya

Editor: Nury Khoiril Jamil

 

Unidha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan , Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah telah di resmikan oleh Menteri Agama RI di awal tahun 2017
© 2021 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER Follow INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER : Facebook Twitter Linked Youtube